Turki Tangkap Agen yang Diduga Menyalurkan Uang untuk Intelijen Israel

Harakatuna

05/09/2024

2
Min Read

On This Post

Harakatuna.com. Ankara – Pasukan keamanan Turki telah menahan Liridon Rexhepi, seorang warga Kosovo yang diduga mengelola jaringan transfer uang untuk intelijen Israel di Turki. Berita sumber keamanan terpercaya pada Selasa (3/9/2024) menerangkan bahwa Rexhepi telah mentransfer uang kepada personel lapangan Israel di Turki, yang terlibat dalam pemantauan politisi Palestina, termasuk merekam aktivitas mereka dengan pesawat tanpa awak.

Selain itu, para agen tersebut juga telah mengumpulkan informasi mengenai situasi di Suriah. “Rexhepi telah melakukan sejumlah transfer uang kepada personel lapangan di Turki melalui Western Union. Aktivitasnya telah dipantau oleh Badan Intelijen Turki sejak dia masuk ke Turki pada 25 Agustus,” kata sumber tersebut.

Rexhepi ditangkap pada 30 Agustus oleh Departemen Kepolisian Istanbul. Setelah itu, pihaknya mengakui dalam pemeriksaan bahwa dia terlibat dalam transfer uang tersebut. “Pengadilan Istanbul telah menjatuhkan hukuman penjara kepadanya,” tambah sumber kemanan terkait.

Sumber keamanan Turki menyebutkan bahwa dinas intelijen Israel, Mossad, diduga menggunakan negara-negara Eropa Timur, termasuk Kosovo untuk mendanai informan dan agennya di Turki. “Pelacakan uang menunjukkan bahwa agen di Turki mentransfer dana dari Kosovo ke bawahannya di Suriah melalui Western Union,” ujar sumber tersebut.

“Selain itu, diketahui bahwa agen-agen di Turki membayar sumber daya mereka di Suriah menggunakan uang kripto,” tambahnya.

Turki secara rutin melakukan penangkapan terhadap informan dan jaringan agen Israel yang diduga beroperasi di negara tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, Ankara telah meningkatkan upayanya untuk melacak aktivitas intelijen Israel, terutama setelah hubungan bilateral memburuk akibat invasi Israel ke Gaza.

Leave a Comment

Related Post