Harakatuna.com – Islam adalah agama yang mengutamkan keamanan dan keselamatan. Oleh karenanya Islam tidak mentolerir perbuatan yang membahayakan keselamatan atau nyawa. Tindakan menghilangkan nyawa atau mengganggu keamanan dalam Islam akan mendatangkan hukuman yang berat. Orang yang membebaskan orang-orang dari bahaya di ruang publik seperti di jalan, ditaman dan lain sebagainnya akan mendapatkan pahala yang besar. Bahkan orang yang mau menyingkirkan duri di jalan bisa mendatangkan pahala surga.
Nabi Muhammad dalam hadisnya menjelaskan orang yang menyingkirkan duri dijalan ada yang mendapatkan pahala berupa surga
بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِي بِطَرِيقٍ وَجَدَ غُصْنَ شَوْكٍ عَلَى الطَّرِيقِ فَأَخَّرَهُ، فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ
Artinya: “Saat seorang pria sedang berjalan, tiba-tiba ia mendapati sebuah dahan berduri yang menghalangi jalan. Kemudian ia menyingkirkannya. Maka Allah bersyukur kepadanya dan mengampuni dosa-dosanya,” (HR. Ahmad).
Pada redaksi yang lain, disebutkan:
مَرَّ رَجُلٌ بِغُصْنِ شَجَرَةٍ عَلَى ظَهْرِ طَرِيقٍ، فَقَالَ: وَاللهِ لَأُنَحِّيَنَّ هَذَا عَنِ الْمُسْلِمِينَ لَا يُؤْذِيهِمْ فَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ
Artinya, “Dikisahkan ada seorang pria melewati dahan sebuah pohon di badan jalan. Ia lantas berkata, ‘Demi Allah, aku akan menyingkirkan dahan ini agar tidak menghalangi kaum Muslimin. Berkat amal itu, ia dimasukkan ke surga,” (HR. Muslim).
Itu artinya, Islam akan memberikan pahala yang luar biasa bagi orang-orang yang membuat aman ruang publik seperti jalan walaupun perbuatan itu ringan dan kecil seperti menyingkirkan duri di jalan.
Jangan pernah meremehkan atau menihilkan perbuatan kecil yang bernilai kebaikan. Karena setiap kebaikan akan ditimbang oleh Allah.
Menyingkirkan duri di jalan memang kelihatannya sepele, namun ini memiliki dampak yang luar biasa karena akan membuat aman penggunaannya. Menyingkirkan duri dijalan ini termasuk bagian dari cabang keimanan yang paling rendah
الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسَبْعُونَ، أَوْ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً، فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ : لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ الْأَذَى عَنِ الطَّرِيقِ، وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنَ الْإِيمَانِ
Artinya, “Iman itu lebih dari 70 atau 60 cabang. Cabang paling utama adalah perkataan Lâ ilâha illallâh, dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Dan rasa malu itu termasuk cabang dari iman.” (HR Muslim)
Melakukan perbuatan yang paling rendah seperti menyingkirkan duri di jalan aja bisa mendatangkan surga apalagi jika kita berbuat kebaikan-kebaikan lainnya. Walhasil ada dua poin utama dari tulisan ini
Pertama, jangan meremehkan kebaikan walaupun itu dinilai remeh dan sepele
Kedua, buatlah ruang publik aman dan nyaman
Apabila dua hal ini dilakukan maka akan mendatangkan pahala yang luar biasa, Wallahu A’lam Bishwoab








Leave a Comment