Doa Terhindar Dari Kesepian Dan Kegelisahan

Ahmad Khalwani, M.Hum

22/07/2024

2
Min Read
kesepian dan kegalauan

On This Post

Harakatuna.com –  Salah satu permasalahan yang timbul dari cepatnya arus informasi seperti sekarang ini adalah kesepian, depresi dan gelisah. Banyak orang dalam dunia maya sangat aktif dan menunjukkan kebahagiaan padahal dalam kehidupan nyatanya ia merasa kesepian dan terkucilkan dalam kehidupan sosial. Teman setianya hanyalah gadget, yang justru kadang membuatnya semakin kesepian.

Dalam Islam sendiri ada sebuah doa yang perlu dibaca agar kehidupannya itu tidak dilanda kesepian dan kegelisahan. Memang sungguh ironi, banyak orang-orang di zaman modern ini merasa gelisah sendiri tanpa sebab yang pasti, penyebab bayangannya adalah karena banyaknya arus informasi yang didapatkan melalui media sosial. Agar terhindar dari itu semua, ikhtiar yang perlu dilakukan adalah memperbanyak membaca doa dari Rasulullah.

روينا في كتاب ابن السني، عن الوليد بن الوليد رضي اللّه عنه أنه قال‏:‏ يارسول اللّه‏!‏ إني أجدُ وحشةً، قال‏:‏‏”‏إذَا أخَذْتَ مَضْجَعَكَ فَقُلْ‏:‏ أعُوذُ بِكَلِماتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقابِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ، وَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّياطِينِ وأنْ يَحْضُرُونِ‏.‏ فإنَّها لا تَضُرُّكَ أوْ لا تَقْرَبُكَ‏”

Artinya: “Diriwayatkan kepada kami di Kitab Ibnu Sinni dari Al-Walid Ibnul Walid ra., ia berkata, ‘Wahai Rasulullah, saya merasa gelisah.’ ‘Bila kau naik ke tempat tidur, hendaklah berdoa, ‘A‘ūdzu bi kalimātillāhit tāmmāti min ghadhabihī, wa ‘iqābihī, wa syarri ‘ibādihī, wa min hamazātis syayāthīni wa an yahdhurūn.’ Niscaya ia tidak membahayakanmu atau tidak mendekatimu,” (HR. Ibnu Sinni).

Ada juga doa lain yang disebutkan oleh Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam Al-Walibus Shayyib minal Kalimit halaman 225, redaksinya adalah

سُبْحَانَ المَلِكِ القُدُّوْسِ رَبِّ المَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ  جَلَّلْتَ السَّمَوَاتِ وَ الأرْضَ بالعِزَّةِ والجبَرُوتِ

Subhānal malikil quddūs, rabbil malā’ikati war rūh, jallaltas samāwāti wal ardha bil ‘izzati wal jabarūt.

Artinya, “Mahasuci Tuhan yang Kudus, Tuhan para malaikat dan Jibril. Kau besarkan langit dan bumi dengan kemuliaan dan kekuasaan-Mu.”

Semoga dengan membaca doa diatas, kita semua ketika dilanda kesepian dan kegelisahan tidak sampai membuat depresi dan membahayakan kita. Kesepian dan kegelisahan hanya sebagai alur kehidupan yang silih berganti saja. Amin.

Leave a Comment

Related Post