Menerka Datangnya Pertolongan Allah kepada Seorang Hamba

Ahmad Khalwani, M.Hum

20/07/2024

3
Min Read
Datangnya pertolongan Allah

On This Post

Harakatuna.com – Manusia yang hidup di dunia ini pasti membutuhkan pertolongan dari Allah Swt. Tanpa pertolongan Allah, hidup manusia jelas tersesat dan akan jatuh pada kehinaan. Setiap manusia, ketika mendapatkan ujian, pasti berharap-harap akan datangnya pertolongan Allah. “Ya Allah saat ini saya sedang ditimpa masalah dan ujian, tolonglah saya ini,” begitulah kira-kira rintihan manusia ketika mendapatkan ujian.

Perlu diketahui dan diyakinkan dalam hati bahwa datangnya pertolongan Allah itu pasti ada, jadi tidak perlu menerka-nerka. Besarnya pertolongan Allah itu selaras dengan besarnya ujian. Seandainya besarnya permasalahan itu bisa dikonversikan melalui rentang angka 1-100, maka pertolongan Allah rentangnya juga 1-100. Jika ukuran masalahmu 45 maka ukuran pertolongan Allah juga 45. Hal ini seperti yang diterangkan Nabi Muhammad dalam hadisnya bersabda:

إِنَّ الْمَعُونَةَ تَأْتِي مِنَ اللَّهِ لِلْعَبْدِ عَلَى قَدْرِ الْمُؤْنَةِ، وَإِنَّ الصَّبْرَ يَأْتِي مِنَ اللَّهِ عَلَى قَدْرِ الْمُصِيبَةِ

Artinya: “Sesungguhnya pertolongan itu datang dari sisi Allah kepada seorang hamba sesuai dengan level (tingkat) kesulitan atau kebutuhan. Dan sesungguhnya kesabaran itu datang dari sisi Allah sesuai dengan level musibah.” (HR. Al-Bazzar)

Setelah mengetahui bahwa pertolongan Allah itu ada dan disesuaikan dengan ukuran masalah, pertanyaan berikutnya adalah kapan pertolongan Allah itu datang. Banyak orang yang menerka-nerka dan berharap pertolongan Allah itu datang secepat mungkin. Allah sendiri dalam Al-Qur’an berfirman bahwa janganlah menerka-menerka kapan datangnya pertolongan Allah, karena pertolongan Allah itu amatlah dekat kepada hamba-Nya.

أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تَدْخُلُواْ الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُم مَّثَلُ الَّذِينَ خَلَوْاْ مِن قَبْلِكُم مَّسَّتْهُمُ الْبَأْسَاء وَالضَّرَّاء وَزُلْزِلُواْ حَتَّى يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُواْ مَعَهُ مَتَى نَصْرُ اللّهِ أَلا إِنَّ نَصْرَ اللّهِ قَرِيبٌ

Artinya: “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan). Sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, “Kapankah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (QS. Al-Baqarah: 214)

Langkah berikutnya yang bisa dilakukan agar pertolongan Allah itu segera tiba adalah bisa dilakukan dengan dua hal:

Pertama, bersegeralah minta pertolongan Allah. Ketika punya masalah bergegaslah selalu minta pertolongan kepada Allah dengan melakukan shalat dan sabar:

وَاسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلاَّ عَلَى الْخَاشِعِينَ

Artinya: “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (QS. Al-Baqarah: 45)

Bagi orang yang beriman sudah menjadi refleksi ketika mendapatkan masalah pelariannya adalah shalat dan sabar. Berbeda dengan orang yang kurang imannya, pelarian dari datangnya masalah justru akan menambah permasalahan baru karena umumnya berbuat kemaksiatan.

Kedua, berprasangka kepada Allah dengan hal-hal yang baik ketika tertimpa musibah. Jangan sekali-sekali mempunyai prasangka buruk kepada Allah saat datangnya cobaan. Hal ini karena Allah itu seperti prasangka hambanya. Jika hamba berprasangka baik, maka Allah akan baik, dan jika sebaliknya maka Allah seperti yang disangkakan hamba-Nya.

قال اللهُ تَعَالَى : أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي، إِنْ ظَنَّ بِي خَيْرًا فَلَهُ، وَإِنْ ظَنَّ شَرًّا فَلَهُ

Artinya : “Allah Ta’ala berfirman, “Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku. Jika ia berprasangka baik kepada-Ku, maka (kebaikan) itu untuknya. Dan jika ia berprasangka buruk, maka (keburukan) itu untuknya.” (HR. Ahmad)

Walhasil, ketika kita sedang terkena masalah, maka yakinlah pertolongan Allah itu amatlah dekat. Maka janganlah menerka-nerka kapan datang pertolongan Allah, karena pertolongan Allah itu teramat dekat. Lakukanlah shalat dan sabar ketika ingin meminta tolong kepada Allah agar terlepas dari masalahnya, karena hal demikianlah yang diperintah Allah dalam Al-Qur’an. Wallahu Alam Bishowab.

Leave a Comment

Related Post