Yaman Umumkan Akan Lakukan Operasi Gabungan dengan Irak

Harakatuna

13/06/2024

2
Min Read
israel-palestina

On This Post

Harakatuna.com. Sanaa – Angkatan Bersenjata Yaman telah mengumumkan akan melakukan operasi baru melawan Zionis Israel. Pihaknya akan melakukan operasi gabungan dengan Gerakan Perlawanan Islam Irak. Brigadir Jenderal Yahya Saree, juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman membuat pengumuman tersebut melalui pernyataan video pada Rabu (12/6).

Press TV melaporkan bahwa Saree mengatakan, pasukannya juga telah melakukan dua operasi gabungan dengan Perlawanan Islam Irak, sebuah kelompok payung pejuang anti-teror. Mereka juga menyerang sasaran Israel dan Amerika Serikat yang tersebar di seluruh kawasan sebagai cara membalas perang Israel terhadap Gaza, Palestina.

Operasi gabungan pertama menargetkan titik sasaran penting di kota Ashdod, yang terletak di bagian tengah wilayah pendudukan. Adapun perlengkapan yang mereka gunakan ada rudal jelajah.

Sementara itu, serangan kedua ditujukan pada sasaran penting di kota Haifa. Juru Bicara mereka menyampaikan bahwa serangan ke Haifa menggunakan beberapa drone. “Kedua operasi tersebut berhasil mencapai tujuannya,” terangnya.

Saree juga mengumumkan, pasukannya telah menargetkan sebuah kapal yang dia identifikasi bernama “Tutor” di Laut Merah. “Serangan ini menggunakan perahu drone, beberapa drone, dan rudal balistik,” terang Saree

Kapal tersebut, tambah Saree, menjadi sasaran karena melanggar larangan yang diberlakukan Pemerintah Sanaa terhadap kapal yang melakukan perjalanan menuju pelabuhan wilayah Israel. “Operasi tersebut menyebabkan kerusakan parah pada kapal dan berisiko tenggelam,” ujarnya.

Operasi yang dilakukan oleh Yaman di wilayah perairannya sebagai bentuk bantuan terhadap Gaza, Palestina yang sedang diperangi oleh Israel.

Leave a Comment

Related Post