Pakar Minta Pemerintah Waspada Kebangkitan Sel Terorisme sebagai Imbas Konflik Timur Tengah

Harakatuna

17/04/2024

2
Min Read

On This Post

Harakatuna.com. Jakarta – Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, meminta aparat pemerintah mewaspadai kebangkitan sel terorisme. Konflik di Timur Tengah yang terus memanas dan saling melancarkan aksi serangan antara Israel vs Iran, bisa saja memicu aktifnya sel-sel terorisme di Indonesia.

“Kelompok-kelompok kekerasan ekstrem tetap aktif dan siap untuk melancarkan aksi,” tutur Fahmi dalam wawancara dengan reporter media Tempo pada Senin, 15 April 2024.

Serangkaian penangkapan dan pengungkapan jaringan teror yang dilakukan oleh Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, kata Fahmi, menunjukkan sel-sel tersebut tetap bergerak. “Bahkan tanpa adanya eskalasi di Timur Tengah,” ucap dia.

Menurut Fahmi, teori sel-sel terorisme di Indonesia cenderung aktif saat konflik di Timur Tengah meningkat masih relevan. Meskipun ketegangan Timur Tengah saat ini lebih terkait dengan Iran dan kelompok proksinya yang beraliran Syiah, isu Israel dan Palestina juga masih mempengaruhi.

Ia menjelaskan kelompok terorisme di Indonesia, yang mayoritas beraliran Sunni, cenderung aktif karena solidaritas terhadap Gaza dan kebencian terhadap Amerika Serikat, Israel, dan sekutu-sekutunya.

Fahmi menyoroti kemungkinan aksi teror tunggal “lonewolf” oleh individu yang terinspirasi ideologi terorisme. Meski tidak terafiliasi langsung dengan jaringan besar seperti ISIS atau Jamaah Islamiyah, pemahaman yang dangkal tentang jihad dan solidaritas bisa memicu aksi mereka.

Selain itu, Fahmi meminta pemerintah meningkatkan pengawasan untuk mencegah adanya WNI yang diam-diam pergi ke Timur Tengah dan bergabung ke medan perang dengan tujuan jihad.

Menurut dia, pemerintah perlu menggalang para tokoh dan organisasi-organisasi agama terutama berkaitan dengan narasi jihad maupun bentuk-bentuk dukungan dan solidaritas terhadap perjuangan Palestina.

Di penghujung 2023, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pernah meminta masyarakat Indonesia mewaspadai kebangkitan sel-sel teroris efek perang antara Hamas dan Israel.

“Beberapa waktu lalu dampak dari perang Israel-Palestina tentunya juga membangkitkan sel-sel yang terafiliasi dengan teroris dan mau tidak mau kita tentunya harus waspada,” kata Listyo di Hotel The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 1 November 2023.

Leave a Comment

Related Post