Menhan Prabowo Subianto Ingatkan Pentingnya Pancasila untuk Tangkis Radikalisme

Ahmad Fairozi, M.Hum.

09/06/2022

2
Min Read

On This Post

Harakatuna.com. Jakarta – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengingatkan kepada generasi muda akan pentingnya Pancasila. Terutama untuk menangkal paham radikalisme yang kian berkembang saat ini.

Hal tersebut disampaikan Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra dalam orasi ilmiah saat kegiatan Wisuda Universitas Pancasila di Jakarta, Selasa (7/6/2022) yang disiarkan secara daring.

“Kecemerlangan bangsa Indonesia adalah memiliki bahwa kita berhasil merumuskan Pancasila sebagai falsafah dasar negara ini. Jangan kita anggap enteng menurut pendapat saya dan pendapat para ahli. Begitu kita tinggalkan Pancasila maka negara ini akan bubar,” ujar Prabowo Subianto.

Dia menuturkan para generasi muda Indonesia tidak boleh menganggap remeh Pancasila sebagai dasar bangsa yang mempersatukan seluruh anak bangsa.

“Jangan anggap Pancasila sebagai sesuatu yang biasa. Karena itu saudara-saudara harus bangga Universitas kalian memiliki nama besar Pancasila sebagai nama universitas kalian itu juga itu juga mengandung tanggung jawab moral,” tutur Prabowo Subianto.

Dia meminta setiap anak bangsa untuk mempertahankan Pancasila dan untuk mengajarkan Pancasila kepada lingkungan di sekitarnya.

“Harus diyakini bahwa dengan Pancasila ratusan suku bangsa yang berbeda-beda ras yang berbeda-beda agama yang berbeda-beda bahasa daerah adat istiadat yang berbeda-beda, kita bisa berhimpun dalam satu negara yang demikian besar, demikian kaya dan demikian punya harapan untuk ke depan,” kata Prabowo Subianto.

Dia menyebutkan gangguan paham radikalisme kerap muncul sejak Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945.

“Kalau kita lihat dari dulu kita selalu diganggu, begitu proklamasi kita diganggu diserang oleh Belanda, ada peristiwa Madiun, Proklamasi NII, APRA, RMS, PRRI/PERMESTA, OPM, G30SPKI, GAM dan sebagainya dan sebagainya dan hampir semua itu ada intervensi asing,” kata Prabowo Subianto.

Prabowo Subianto mengingatkan jelang Pemilu 2024 agar anak bangsa tidak terseret politik pecah belah dan diperalat oleh kepentingan pihak-pihak tertentu yang mengedepankan politik identitas.

Prabowo Subianto mengingatkan jelang Pemilu 2024 agar anak bangsa tidak terseret politik pecah belah dan diperalat oleh kepentingan pihak-pihak tertentu yang mengedepankan politik identitas.

“Artinya politik pecah belah itu berlaku, jadi kalau kita mau kuat dan selamat, kita semua harus mengerti bahwa kita selalu akan dipecah belah, jadi hati-hatilah. Kalau saya selalu ingin bahwa kita selalu harus menjaga kerukunan, ketenangan, politik kita boleh bersaing dengan keras, tapi di ujungnya kita harus cool dan kita harus menganggap semua pihak adalah saudara-saudara sebangsa dan se-Tanah Air,” tutur Prabowo Subianto.

Leave a Comment

Related Post