Serial Kebangsaan (IV): Persatuan itu Harga Mati

Dr. (c) Khalilullah, S.Ag., M.Ag.

23/12/2020

2
Min Read

On This Post

Spirit kebangsaan berjalan sebanding dengan spirit persatuan. Quraish Shihab secara utuh mengupas dalam bukunya “Islam dan Kebangsaan” terkait pentingnya persatuan dalam menegakkan kebangsaan (nasionalisme).

Persatuan menjadi sesuatu yang paling urgen dalam segala lini kehidupan. Quraish Shihab menyinggung bahwa persatuan manusia sudah diperlihatkan oleh Tuhan dengan berpasangannya suami-istri sehingga melahirkan anak yang mampu menjadi khalifah di muka bumi.

Tidak bakal terwujud negara yang makmur tanpa dibarengi dengan spirit persatuan. Persatuan ini akan melahirkan manusia yang mampu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku. Mereka hidup saling kenal-mengenal.

Terbentuknya manusia yang berbangsa dan bersuku disebutkan dalam surah al-Hujurat ayat 13: “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu.

Spirit persatuan menolak perselisihan, bukan perbedaan. Perselisihan itu memang dilarang oleh agama Islam. Karena, Islam sendiri memerintah: “Berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai.” (Qs. Ali Imran: 103). Maksudnya, Islam melalui ayat ini menghendaki persatuan.

Perselisihan jelas dilarang. Sedang, perbedaan memang diperintahkan. Karena, disebutkan dalam sebuah adagium: “Al-Ikhtifu rahmatun. Perbedaan itu rahmat.” Rahmatnya perbedaan secara sederhana terlihat melalui perbedaan laki-laki dan perempuan yang dapat melahirkan generasi ke generasi. Generasi yang diharapkan oleh Islam adalah seseorang yang mampu menghadirkan perdamaian dengan konsep moderasi.

Pemikiran yang moderat mengajarkan bagaimana kita menjadi pribadi yang menegakkan persatuan demi tegakkan negara yang damai. Indonesia sebagai negara pluralis membutuhkan persatuan. Karena, persatuan ini yang mampu mempertemukan perbedaan yang terbentang luas di negeri pertiwi ini.

Sebagai penutup, persatuan merupakan sesuatu yang sangat penting diperhatikan. Tanpa persatuan tidak akan lahir manusia yang berbangsa dan bersuku. Persatuan adalah nilai general Islam yang penting ditegakkan tanpa batas waktu.[] Shallallah ala Muhammad.

Leave a Comment

Related Post