Harakatuna.com. Majene — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Kesbangpol Kabupaten Majene pada Kamis (12/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Darwis menyerahkan banner sosialisasi kepada Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Majene, Irwansyah, sebagai bagian dari upaya edukasi publik terkait bahaya intoleransi dan radikalisme.
Penyerahan banner tersebut dimaksudkan sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat melalui media komunikasi visual. Melalui media ini, pemerintah berharap masyarakat semakin waspada terhadap potensi penyebaran paham yang dapat mengancam persatuan serta stabilitas keamanan daerah.
Darwis menjelaskan bahwa penggunaan banner sebagai media edukasi di ruang publik merupakan salah satu langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya intoleransi, radikalisme, ekstremisme, hingga terorisme.
“Kami berharap masyarakat semakin memahami bahaya intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme. Edukasi publik melalui media visual seperti banner ini menjadi salah satu cara untuk memperkuat kewaspadaan bersama,” ujar Darwis di sela kegiatan.
Ia menambahkan bahwa program tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mendorong pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter di Sulawesi Barat.
Program pemasangan banner ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Barat dengan Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri wilayah Sulawesi Barat. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat langkah pencegahan terhadap potensi penyebaran paham ekstrem yang dapat mengganggu kehidupan sosial masyarakat.
Banner yang diserahkan memuat sejumlah pesan edukatif mengenai dampak negatif berbagai paham yang berpotensi merusak kerukunan sosial. Pesan tersebut menekankan bahwa intoleransi dapat memicu perpecahan, radikalisme menebarkan kebencian dan berpotensi menimbulkan kekerasan, sementara ekstremisme dan terorisme dapat menimbulkan ketakutan serta mengancam keselamatan masyarakat.
Selain penyerahan banner, Kesbangpol Provinsi Sulawesi Barat juga mendorong pemerintah kabupaten untuk memperluas kegiatan sosialisasi serupa. Badan Kesbangpol di tingkat kabupaten diharapkan dapat memasang banner edukasi di berbagai ruang publik guna memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
Melalui langkah tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga nilai kebangsaan, toleransi, serta stabilitas keamanan daerah.
Banner yang dipasang juga memuat ajakan kepada masyarakat untuk berperan aktif menjaga kedamaian wilayah. Pesan tersebut dirangkum dalam slogan: “Bersama Kita Tolak Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme Demi Sulawesi Barat yang Damai.”
Kesbangpol Sulawesi Barat berharap keberadaan banner di ruang publik dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah kehidupan sosial yang majemuk.








Leave a Comment